Perjalanan Crocodile Tears dari Toronto hingga Tayang di Indonesia

Jakarta, Dom Club Indonesia

Crocodile Tears

akhirnya dipastikan tayang di bioskop Indonesia pekan ini. Film itu bakal rilis di dalam negeri setelah melanglang buana di festival internasional, seperti premiere di Toronto International Film Festival 2024.

Perjalanan karya debut sutradara Tumpal Tampubolon ini tergolong sangat panjang, yakni memakan waktu hingga delapan tahun dari ide awal hingga siap naik layar lebar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Produser Crocodile Tears Mandy Marahimin membeberkan bahwa naskah skenario film ini digodok sekitar enam tahun sebelum akhirnya masuk proses produksi pada 2023 lalu.

“Pertama kali Tumpal WhatsApp saya itu sebenarnya akhir 2017. Dia bilang mau kirim script. Pas saya baca, saya langsung jatuh cinta. Habis itu kita sepakat, yuk kami jalan bareng,” kenang Mandy dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Selasa (28/4).

Proses yang memakan waktu lama tersebut terjadi karena ketelitian Tumpal dalam menyusun detail cerita. Naskah film ini bahkan sempat melalui berbagai script lab internasional dan melewati hingga 17 kali draf revisi.

Melalui jaringan internasional tersebut, proyek ini pun berhasil menggaet co-producer serta pendanaan dari luar negeri, seperti Prancis, Jerman, dan Singapura.

[Gambas:Video Dom Club]

Keseriusan tim produksi tidak hanya berhenti pada naskah. Mandy menceritakan bahwa tim desain produksi sampai harus membangun rumah khusus di area Taman Buaya karena tidak menemukan lokasi yang sesuai dengan spesifikasi naskah.

“Sampai

production designer

kami, Jafar, waktu itu bilang, ‘Bikin aja, Pak.’ Dan kami pikir, bikin di mana? Terus kami tanya-tanya, kami minta izin sama orangnya dan boleh, asal habis itu dibongkar lagi. Ya sudah, akhirnya kami bikin rumah untuk syuting,” bebernya

Sementara untuk urusan pemeran, proses casting pun menghabiskan waktu hampir dua tahun hingga akhirnya terpilih jajaran pemain utama, yakni Marissa Anita, Yusuf Mahardika, dan Zulfa Maharani.

Ketiga bintang itu, selain berakting, juga terlibat dalam menggodok dialog cerita saat reading berlangsung.

Crocodile Tears menceritakan karakter Mama (Marissa Anita), sebagai ibu tunggal dari Johan (Yusuf Mahardika), yang berusaha keras melindungi Johan dari dunia yang dia pikir akan menyakitkan Johan.

Berlatar di Taman Buaya, film ini mengisahkan Mama dan Johan yang tinggal bersama sebagai pemilik sekaligus pengurus Taman Buaya. Berdua, mereka menjalani kehidupan yang tenang dan monoton.

Kehidupan berubah menjadi penuh intrik dan ketegangan, ketika Arumi (Zulfa Maharani) datang ke dalam hidup Johan. Saat Johan mengajak Arumi untuk tinggal bersama mereka, hubungan Johan dan Mama tidak pernah sama lagi.

Crocodile Tears tayang 7 Mei di bioskop.

[Gambas:Youtube]

(van/chri)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Cameron Diaz dan Benji Madden Umumkan Kelahiran Anak Ketiga

Baca lagi: Perwira Polda Sumut Kompol Dedi Dipecat Usai Viral Kasus Narkoba

Baca lagi: Trump Pamer Telah Habisi Militer Iran di Hadapan Anak-anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: